Posted by: roisz | July 17, 2008

Film Hollywood versi Sunda

dapet dari imel,…

lumayan, daripada lumanyun

Saving Private Ryan - Nulungan si Rian
Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager
Die Hard - Teu Paeh-Paeh
Die Hard II - Can Paeh Keneh
Die Hard III With A Vengeance - Nya’an euy Hese Pisan Paehna
Bad Boys - Leutik-leutik legeg
Rocky - Osok Neunggeulan Batur
Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor
There’s Something About Marry - Ari Ceu Meri Teh Kunaon?
Mission Impossible - Moal Bisa
Titanic - Tilelep
Paycheck - Nganjuk Heula
Reign of Fire - Beubeuleuman
Original Sin - Tara Ka Mesjid
Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul
Silence of The Lambs - Embe Pundung
Ghost - Jurig Kasep
Bad Boys - Budak Baong
Are We There Yet? - Lila Teuing Nepina Euy?
Home Alone - Tinggaleun
Casablanca - Mengkol Ti Sudirman
Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu!
The Awakening - Hudang Sare
After The Sunset - Tereh Maghrib
The End of Days - Se’ep Waktosna

Posted by: roisz | July 11, 2008

Bertemu di Tanah Suci

Seorang kawan yang baru pulang dari Umrah di Tanah Suci, Makah Al Mukarramah bercerita, bahwa dia beberapa kali bertemu dan teringat akan saya ketika thawaf dan qiyamul lail di Masjidil Haram.

Sekembalinya ke Indonesia, orang yang beliau kontak pertama kali adalah saya. Menanyakan, apakah saya berada di Tanah Suci pada waktu yang sama. Kontan beliau kaget, karena saya ada di sini. Indonesia.

Saya bercerita kemudian pada sang bunda mengenai hal tersebut, tanggapannya hangat dan pasti. Beliau berkata “InsyaAllah, kalau dirimu sudah mampu, jangan lupa untuk menunaikan yang satu itu, setidaknya ada sebuah jalan di sana”.

Itu adalah takzim dari kisah yang diceritakan. Biasanya kalau orang bersliweran di tanah suci dan sering terlihat oleh yang lain, sekalipun jasadnya ada di tempat lain dan bukan di Tanah Suci, artinya akan ada banyak jalan menuju ke tanah suci. Selama ia berikhtiar.

InsyaAllah.

Semoga

Posted by: roisz | July 10, 2008

Susul dari kiri, mengapa tidak?

lSemalam dapat pelajaran lagi, bagaimana mengendalikan kendaraan bermotor (baca mobil) di Jalan tol, khususnya menyusul kendaraan di depan dari kiri (bukan bahu jalan). Berikut adalah beberapa tips yang saya dapatkan dari sang guru.

1. usahakan kecepatan konstan, terlebih jika keadaan cukup padat, atur jarak dengan kendaraan di depan agar aman dan kita memiliki ruang untuk menyusul

2. posisikan persnelling pada posisi bertenaga, usahakan jangan di top gear, agar masih ada ruang untuk menambahkan tenaga pada saat menyusul

3. intip kondisi di ruas sebelah kiri, apakah ada slot kosong untuk menyusul, jangan paksakan kendaraan ke kiri, karena ujung-ujungnya memaksa kita menyusul dari bahu jalan. ini tidak aman, bahu jalan bukan ruas untuk menyusul, tapi ruas darurat

4. atur kecepatan ketika menyusul, kalau perlu berikan informasi pada kendaraan di depan, agar dia tahu bahwa kita sedang menyusulnya. cukup berikan lampu beam atau klakson, tidak usah sampai kirim sms apalagi menelpon dia.

5. berikan tambahan tenaga seperlunya, tidak usah ngebut, yang asoy geboy. susul secara bertahap, dan jangan gelagapan, usahakan pemberian dan pengurangan tenaga tidak mengganggu kenyamanan penumpang

6. setelah tersusul, kembali ke kanan, atur kecepatan dengan konstan.

ingat. sebisa mungkin menyusul itu dari kanan, jangan dari kiri, karena berbahaya. kecuali di beberapa route di daerah jawa, karena menyusul itu dari kiri kalau di sana.

Posted by: roisz | July 9, 2008

Futsal kalah,…

Kemarin, waktu di Rumah Sakit. Tigor dapat SMS dari Ope, yang isinya menyatakan kalau tim Kami (IndoCisc) kalah besar oleh Codena. 13 - 29. Skor yang cukup fantastis. Melihat sejarah Codena yang belum pernah menang. Jikapun menang, rasanya agak kurang bisa menerima kalau kami kalah besar. Walaupun saya harus berbesar hati bahwa itulah yang namanya permainan.

Mengapa saya mengatakan seperti itu, karena sebelumnya Codena kalah besar oleh SV yang kami kalahkan dengan skor sangat tipis. Perlu saya katakan, dalam pengamatan saya, tim IndoCisc dan SV dapat dikatakan setara. Sehingga jikapun kalah, tidak mungkin sebesar itu.

Kebetulan saya tidak ada di lapangan, karena ada kualifikasi tim baru di Old Trafford, untuk tidak mengatakan ada undangan di ujung kota yang lainnya, pada jam yang sama. Jadi hanya mengikuti informasi pertandingan melalui satelit saja (baca SMS).

Kemudian saya bertanya pada coach manager (rully), mengapa bisa kalah. Ternyata memang ada beberapa hal, yang pertama sisi pertahanan kami agak sedikit rapuh, dan yang kedua pemain asing tim tamu bagus sekali bermainnya.

Satu komentar keluar dari mulut saya,… ooooh pantes. :D

Posted by: roisz | July 9, 2008

Pelepas Penat

Orang yang melepaskan penatnya dengan berbagai cara, ada yang membaca buku, browsing Internet, main game, mengebut di jalanan, bahkan ada juga yang sekadar bersantai minum kopi atau teh di cafe.

Saya sendiri sudah mencoba semuanya, tapi tidak ada yang mengalahkan sebuah cara yang mungkin sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu sering saya lakukan. Nongkrong di sawah hijau. Ternyata kebiasaan itu berlaku pula untuk orang lain, setidaknya ada 3 atau 4 orang yang memiliki kesamaan.

Masih ingat rasanya, suatu waktu di Kuningan, ketika salah satu orang petani melarang saya untuk turun bersamanya ketika mereka sedang tandur (tanam mundur), katanya tidak pantas saya berkotor-kotor bersama lumpur dan mereka. Tanpa mereka sadar, bahwa sebenarnya saya adalah seorang mahasiswa pertanian. Tapi saya bersikeras untuk ikut serta bersama mereka, mengimplementasikan apa yang saya dapatkan di kelas. Lama kelamaan, para petani itu aneh juga, mengapa nampaknya saya terbiasa dengan apa yang mereka lakukan. Ketika istirahat bersama, barulah mereka mengetahui bahwa saya seorang mahasiswa pertanian.

Selepas kejadian itu, hampir setiap hari saya menghabiskan senja yang dimiliki bersama sebuah buku di saung. Kadang bersama anak-anak bermain layangan di pematang sawah, atau sekedar bercanda bersama mereka, menceritakan kisah-kisah sukses yang semoga saja menjadi inspirasi bagi mereka.

Kebetulan pula, saya memiliki saudara di Cianjur sana yang di rumahnya masih banyak sawahnya, setidaknya di sana saya masih bisa mendapatkan air bening di sawah, dan bermain di tengah-tengah sawah. Waduh, nikmatnya :)

Posted by: roisz | July 7, 2008

retoris,…

ada pertanyaan yang membutuhkan jawaban, namun

ada pula pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban

ada pernyataan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan, namun

ada pula pernyataan yang menimbulkan pertanyaan

tidak semua pertanyaan bisa dijawab, untuk banyak alasan

maaf, kalau saya tidak dapat menjawab pertanyaan itu :D

Posted by: roisz | July 4, 2008

maukah kita?

Ini adalah salah satu pertanyaan pada khutbah jum’at tadi siang. Saya berkesempatan shalat jum’at di Mesjid Baitul Ihsan Bank Indonesia. Khatib pada sidang jum’at kali ini adalah H. A. Riawan Amin, MSc, beliau adalah presiden direktur dari Bank Muamalat. Beliau menjelaskan betapa sistem keuangan yang kita miliki sudah jauh dari syariat Islam yang seharusnya menjadi acuan kita sebagai ummat Islam.

Panjang lebar yang disampaikan oleh beliau, sebuah tema yang menarik untuk saya, tapi ada beberapa hal yang menjadi titik perhatian bagi saya. Uang kertas dollar, merupakan salah satu uang yang dicetak sebagaimana kebutuhan pemerintah Amerika, dan keluar dari pattern bahwa uang yang dicetak harus sesuai dengan jumlah emas yang dimiliki oleh Bank Federal itu.

Hal yang kedua, pernyataan pemerintah Saudi Arabia yang menyatakan bahwa tidak akan meningkatkan produksi jumlah minyaknya. Hal ini dikarenakan tidak adanya pengaruh antara suply dan demand minyak bumi di Dunia. Suply minyak bumi sebenarnya masih sangat mencukupi kebutuhan dunia. Kemudian, peningkatan nilai harga minyak yang semakin menggila dikarenakan oleh permainan beberapa orang dan atau kelompok tertentu saja. Sungguh terlalu.

Lalu, apa korelasinya dengan Bangsa Indonesia? korelasinya ada pada mengapa kita mau menjual minyak yang masa produksinya berjuta-juta tahun lamanya dengan kertas yang dapat dicetak semaunya oleh pemerintah pencetaknya, atau hanya berupa perpindahan digital, yang belum tentu akan membawa manfaat yang besar bagi bangsa kita.

Permainan dollar adalah sebagian kecil dari partisi sistem ekonomi konvensional, dimana permainan bunga, permainan bursa efek memegang peranan penting di dalamnya. Kita sebagai bangsa tidak akan pernah bisa menang di dalam permainan ekonomi milik orang lain, sedangkan kita memiliki sistem ekonomi syariah. Kapan kita akan bermain dan memanfaatkan sistem ekonomi yang kita miliki.

—–

Posted by: roisz | June 27, 2008

shalat dan parameternya,…

parameter apa sebenarnya yang menunjukkan bahwa shalat kita sudah ditegakkan?

bukan hanya sekedar dilakukan,…

begitu banyak bacaan dan buku yang mengupas mengenai kedahsyatan ibadah yang satu ini,

setiap lembar demi lembarnya selalu menuntun kenyataan bahwa terbuang sia-sianya waktu kita ketika melakukan shalat, bukan karena apa, tapi karena kita (lebih tepatnya saya) belum sadar dan tahu betapa pentingnya shalat bagi kita secara sisi fisik, dan ataupun psikologis, sehingga shalat hanya menjadi sebuah rutinitas dan aktivitas yang begitu-gitu saja

jika Engkau berkenan, mudahkan hamba untuk dapat mengenali setiap maksud yang tersembunyi atas titahmu. Amin

Posted by: roisz | June 26, 2008

mind map

busyet dah,…

sudah hampir satu minggu, tapi masih belum bisa menemukan harapan si pemberi tugas dalam rangka membuat sebuah mind map,…

entah emang akunya yang bloon ya,…

baca lagi,… baca lagi,… baca lagi,…

Posted by: roisz | June 26, 2008

jamu palsu, mau?

di Cipacing, sumedang sana, BP-POM menemukan sebuah pabrik yang berisi jamu palsu. ini adalah temuan BP-POM terbesar sepanjang sejarah berdirinya BP-POM. tidak kurang dari 4000 karton lebih berisi jamu palsu. ini baru dari satu lokasi penyimpanan, belum termasuk yang sudah berada di dalam truk pengangkutan, bahkan di mess karyawan yang berlokasi tidak jauh dari sana.

11 milyard rupiah, nilai yang fantastis untuk semua temuan ini. nilai yang cukup menggiurkan untuk melakukan usaha pemalsuan jamu seperti ini.

mudah-mudahan BP-POM semakin banyak mendapatkan temuan seperti ini, semakin banyak semakin baik. tapi, semua temuan ini diharapkan disertai dengan informasi yang jelas dan memberikan pencerahan bagi kalangan masyarakat agar bisa lebih waspada.

Older Posts »

Categories