Sepoi angin berhembus dari arah pendingin ruangan menyapa sekujur tubuhku, hingga aku terduduk kaku menatap jauh ke arah komputer yang sedari tadi aku hadapi.Ada setangkup angan dalam hati ini, inginku aku bisa menyelesaikan studiku hari ini, tapi apa daya begitu panjang jalan terbentang yang ada dihadapan dan tiada mampu aku lewati begitu saja. Malu aku pada kedua orang tuaku, ayah bundaku yang setiap saat mendulang do’a untuk kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup ini.
Jauh dalam inginku, bergejolak keinginan untuk segera menyudahi kisah ini, lulus dan segera melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
inginku,…
ayo……kamu pasti bisa !!! ada pertanyaan : mengapa daun terbang…apakah tertiup angin…atau pohon sudah tidak menginginkan dia lagi ?
“V”
By: Anonymous on June 15, 2005
at 5:31 am
perkataan bagus..aku suka la =)
By: LIZAATAKAN on June 22, 2005
at 8:16 pm
daun terbang, kerana tak sanggup ia melihat dahan bunga yang ia banggakan harus patah,…
ia kurangi beban dahan itu dengan beranjak pergi,…
entah jauh kemana,…
By: Restadiputra Roisz Sch on July 11, 2005
at 4:49 pm