Posted by: roisz | March 27, 2008

Telepon Umum

Saya masih teringat ketika kelas 1 SMP ada salah satu tugas dari Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk mencoba menggunakan telepon umum. Di tempat saya, waktu itu merupakan tahun boomingnya telepon rumah. Hampir semua teman sekelas memiliki telepon rumah.

Masih ingat suara hallo dari seorang lawan bicara di seberang sana, berbekal uang recehan 200 rupiah, yang berarti biaya untuk melakukan pembicaraan selama 6 menit.

public phone

Hari ini, telpon umum sudah merupakan bagian yang nyaris terbuang dari fungsi komunikasi, khususnya di perkotaan. Setiap orang sudah memiliki penghubung diri berupa kotak kecil ajaib segala bisa, mulai dari telpon, bahkan hingga tv di sakunya. Begitu pula saya, sudah lupa kapan terakhir kali saya menggunakan telepon umum.

Masihkah anda menggunakan telepon umum? atau kapan terakhir kali anda menggunakan telepon umum?


Responses

  1. telepon koin waaa udah lama sekali, sudah lupa tuh…! dulu sih suka nuker uang kertas dengan koin 100 buat teleponan dan untuk kerokan :-)

  2. waduh, kapan ya terakhir pake tilipun umum? sudah lupa tuh. :mrgreen:

  3. Kemarin aku lihat telepon umum jadi tempat berteduh Is. Pas ganti angkot di Cilandak dan kebetulan hujan datang. Jadi disewain aja sekarang, 2 menit berteduh = Rp 1000


Leave a response

Your response:

Categories