Nggak tahu kenapa,… setiap memandangnya, rasa cinta itu semakin besar dan dalam.

Setidaknya dia adalah pembuktian dari sebuah rencana besar untuk memberikan hadiah pada diri sendiri dari usaha sendiri, keringat sendiri. Hingga akhirnya aku bisa berucap Motor Aing, Kumaha Aing
pertamax!
By: Rully on March 29, 2008
at 5:18 pm
Hati-hati jangan disimpan dalam hati lho mas …
By: Rayyan Sugangga on April 3, 2008
at 10:26 pm
kalo kena semprit mah nteu bisa atuh ‘kumaha aing’-na…
*cuma belajar 3 tahun bhasa sunda
numpang mampir mas…
sering ketemu kok malah jarang mampir…
By: jagrag on April 11, 2008
at 2:00 am