Seorang kawan yang baru pulang dari Umrah di Tanah Suci, Makah Al Mukarramah bercerita, bahwa dia beberapa kali bertemu dan teringat akan saya ketika thawaf dan qiyamul lail di Masjidil Haram.
Sekembalinya ke Indonesia, orang yang beliau kontak pertama kali adalah saya. Menanyakan, apakah saya berada di Tanah Suci pada waktu yang sama. Kontan beliau kaget, karena saya ada di sini. Indonesia.
Saya bercerita kemudian pada sang bunda mengenai hal tersebut, tanggapannya hangat dan pasti. Beliau berkata “InsyaAllah, kalau dirimu sudah mampu, jangan lupa untuk menunaikan yang satu itu, setidaknya ada sebuah jalan di sana”.
Itu adalah takzim dari kisah yang diceritakan. Biasanya kalau orang bersliweran di tanah suci dan sering terlihat oleh yang lain, sekalipun jasadnya ada di tempat lain dan bukan di Tanah Suci, artinya akan ada banyak jalan menuju ke tanah suci. Selama ia berikhtiar.
InsyaAllah.
Semoga
Rindu ke tanah suci….
Kapan yaa bisa balik sana lagi…
By: RhieN on July 17, 2008
at 11:31 am
Tak bisa dipungkiri bahwa yang akan selalu diingat dan dirindukan adalah amal baik-nya seseorang:)
By: adapelangi on July 21, 2008
at 6:20 pm
Tak bisa dipungkiri bahwa yang akan selalu diingat dan dirindukan adalah amal baik-nya seseorang:)
By: adapelangi on July 21, 2008
at 6:20 pm
Ada yang lihat aku gak yach?
By: ressay on July 25, 2008
at 8:54 pm