Posted by: roisz | July 31, 2008

sepucuk surat untuk kawan


kawan, bagaimana kabarmu di sana?
masihkah matahari bersinar di pagimu,
masihkah kicau burung bernyanyi di jendelamu,
embun pagi yang bening, di atas dedaunan, menanti untuk kau sentuh.

kawan, adakah kehidupan di sana?
tiada kabar berita,
jangankan sepucuk surat,
kabar burung pun tiada nampak.

angin berdesir, berdesah dalam keheningan
seiring tulip yang bertutur dalam indahnya
terdiam membisu dalam buai senja
temaram bersama duka nestapa

bahagia terencana
merengkuh pesona, jauhkan nestapa
semoga berbahagia
merengkuh dayung bersama
bahagia bersama kata dan do’a


Responses

  1. Tinggal di kampung lebih bermakna mesera alam


Leave a response

Your response:

Categories