<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bilik Tak Berruang &#187; Science</title>
	<atom:link href="http://roisz.wordpress.com/category/science/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roisz.wordpress.com</link>
	<description>Sebuah bilik lain dari bangunan hati termegah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2009 17:07:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='roisz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1fc2468286b3809c3a3cbd0b5617e273?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bilik Tak Berruang &#187; Science</title>
		<link>http://roisz.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Ketika kekasihku kembali menuntut hak-nya</title>
		<link>http://roisz.wordpress.com/2007/11/29/ketika-kekasihku-kembali-menuntut-hak-nya/</link>
		<comments>http://roisz.wordpress.com/2007/11/29/ketika-kekasihku-kembali-menuntut-hak-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 13:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roisz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[My Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religion and Philosophy]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roisz.wordpress.com/2007/11/29/ketika-kekasihku-kembali-menuntut-hak-nya/</guid>
		<description><![CDATA[Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu&#8217; aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa&#8230;
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku&#8230;
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah&#8230;
Menurutmu barangkali aku bacaan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roisz.wordpress.com&blog=278727&post=238&subd=roisz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku<br />
Dengan wudu&#8217; aku kau sentuh dalam keadaan suci<br />
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari<br />
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari<br />
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra</p>
<p>Sekarang engkau telah dewasa&#8230;<br />
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku&#8230;<br />
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah&#8230;<br />
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu                           Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?</p>
<p align="left"><span id="more-238"></span></p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2152/2073862980_937a05512d_m.jpg" alt="Al Quranul Kariim" height="220" width="200" /></p>
<p>Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya<br />
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu<br />
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa<br />
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan<br />
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian<br />
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.</p>
<p>Dulu&#8230;pagi-pagi&#8230;surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman<br />
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau&#8230;..</p>
<p>Sekarang&#8230; pagi-pagi sambil minum kopi&#8230;engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV<br />
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia<br />
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.<br />
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan&#8230;</p>
<p>Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)<br />
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi<br />
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu<br />
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu<br />
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku</p>
<p>Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja<br />
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu<br />
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun<br />
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan<br />
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu</p>
<p>Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku<br />
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV<br />
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga<br />
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk<br />
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah</p>
<p>Waktupun cepat berlalu&#8230;aku menjadi semakin kusam dalam lemari<br />
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu<br />
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali<br />
Itupun hanya beberapa lembar dariku<br />
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu<br />
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.</p>
<p>Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila<br />
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan<br />
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya<br />
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.</p>
<p>Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu&#8230;<br />
Setiap saat berlalu&#8230;kuranglah jatah umurmu&#8230;<br />
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..<br />
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu<br />
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.</p>
<p>Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati&#8230;<br />
Di kuburmu nanti&#8230;.<br />
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan<br />
Yang akan membantu engkau membela diri<br />
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat<br />
Tapi Akulah &#8220;Qur&#8217;an&#8221; kitab sucimu<br />
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu</p>
<p>Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari<br />
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci<br />
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui<br />
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.</p>
<p>Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu&#8230;<br />
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu<br />
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu<br />
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu</p>
<p>Sentuhilah aku kembali&#8230;<br />
Baca dan pelajari lagi aku&#8230;.<br />
Setiap datangnya pagi dan sore hari<br />
Seperti dulu&#8230;.dulu sekali&#8230;<br />
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos&#8230;<br />
Di surau kecil kampungmu yang damai<br />
Jangan aku engkau biarkan sendiri&#8230;.<br />
Dalam bisu dan sepi&#8230;.<br />
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/roisz.wordpress.com/238/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/roisz.wordpress.com/238/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roisz.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roisz.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roisz.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roisz.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roisz.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roisz.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roisz.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roisz.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roisz.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roisz.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roisz.wordpress.com&blog=278727&post=238&subd=roisz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roisz.wordpress.com/2007/11/29/ketika-kekasihku-kembali-menuntut-hak-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85cdf003badc58dd735b9415b03e6f34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">roisz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm3.static.flickr.com/2152/2073862980_937a05512d_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Al Quranul Kariim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fetussaga</title>
		<link>http://roisz.wordpress.com/2007/11/08/fetussaga/</link>
		<comments>http://roisz.wordpress.com/2007/11/08/fetussaga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 05:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roisz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliations]]></category>
		<category><![CDATA[Afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[Hobbies]]></category>
		<category><![CDATA[Humor]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[My Life]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roisz.wordpress.com/2007/11/08/fetussaga/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Jangan pernah remehin anak kecil, biarpun masih dalam kandungan&#8220;
Sebenarnya bukan itu pesan moral yang dituliskan oleh sang penovel Mang Jamal (yang kerap dipanggil MJ).
&#8220;Luar Biasa, Excelent&#8221;. Itulah kalimat pertama yang muncul dari bibirku (dengan diiringi senyum puas) ketika tiba di halaman terakhir novel ini, tadi malam di sebuah gerbong kereta api. Sebuah novel dengan kisah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roisz.wordpress.com&blog=278727&post=231&subd=roisz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">&#8220;<em>Jangan pernah remehin anak kecil</em>, <em>biarpun masih dalam kandungan</em>&#8220;</p>
<p>Sebenarnya bukan itu pesan moral yang dituliskan oleh sang penovel <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> (yang kerap dipanggil MJ).</p>
<p>&#8220;Luar Biasa, Excelent&#8221;. Itulah kalimat pertama yang muncul dari bibirku (dengan diiringi senyum puas) ketika tiba di halaman terakhir novel ini, tadi malam di sebuah gerbong kereta api. Sebuah novel dengan kisah tak biasa. Fetussaga.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2279/1913669692_dc6b96f68c.jpg?v=0" alt="Cover Novel Fetussaga MJ" height="348" width="254" /></p>
<p align="center">Novel Fetussaga Mang Jamal</p>
<p>Novel ini kudapatkan dari <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> kala menghadiri sebuah rangkaian acara silaturahmi (Halal bi Halal) <a href="http://urangsunda.net/" target="_blank">Komunitas Urang Sunda di Internet</a> (KUSNET). Novel yang cukup membuai dan sempat membawa kita terbang liar menyusuri sebuah alam lain yang pernah kita alami, namun tak dapat kita bayangkan.<span id="more-231"></span>Dengan bahasanya <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> sangat -lebih dari sekedar- mampu menuturkan kisah (saga) yang dialami oleh seorang janin (fetus) yang dalam cerita ini merupakan keturunan dari Prabu Wastu Kancana. Novel ini menguak kisah persahabatan antara sang janin dengan makhluk alam ghaib, baik berupa siluman, senjata pusaka (kujang), bahkan perjalanan lintasan alam dimensi seperti dalam film startrex ataupun kisah di zaman lain.</p>
<p>Novel ini tidak berisi kisah yang mengharubiru, atau sedih tak tertahankan, novel ini bertutur begitu natural, ditambah dengan narasi -juga deskripsi- yang tertutur begitu adanya. Tak jarang, sedikit sunggingan senyum, bahkan gelakan tawa akan menjadi pengalaman tersendiri ketika mengikuti kisah sang janin yang terlalu banyak bertanya, sementara sang sahabat -para siluman- menjawab dengan sekenanya. Namun demikian, jawaban sekenanya yang diberikan para sahabat sebenarnya mengandung unsur pengetahuan yang dalam (yang bahkan belum pernah saya dapatkan).</p>
<p>Kisah yang menarik, tuturan yang membuai, dalam balutan bahasa yang sederhana dan seadanya. <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> tidak menulis novel ini dalam bahasa sastra yang sangat sulit dipahami orang biasa, siapa saja akan mampu mencerna dan terbang bersama khayalan mang jamal dalam tautan kisah yang beraneka warna.</p>
<p>Begitu banyak injeksi dan transfer pengetahuan budaya lokal sunda (khususnya Ciamis) yang <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> suguhkan. Tentu saja, bagi saya yang orang Sunda, hal itu menambah pengetahuan dan khasanah lain dalam memandang budaya suku saya sendiri. Selain itu, kisah sang ayah janin yang juga seorang seniman (dan banyak profesi lainnya selain tukang mancing), memberikan banyak informasi mengenai dunianya, arsitek, seni, dan lain sebagainya.</p>
<p>Tutur yang begitu jujur, dan jenaka memberikan nilai tambah, ide cerita yang berjalan normal dan tidak dibuat-buat membuat kita akan terus ketagihan untuk tidak melewatkan bahkan satu halaman pun. Cukup mencerminkan kepribadian <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> yang memang periang dan jenaka. (punten mang)</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2069/1913674308_abe9d39594.jpg?v=0" alt="Tanda tangan MJ" height="366" width="363" /></p>
<p align="center">Goresan tangan Mang Jamal di Halaman Pertama</p>
<p>Sebagai seorang yang buta akan novel, dan hanya bisa membaca novel ringan, saya menyarankan anda sekalian untuk iseng (untuk tidak mengatakannya memaksa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) membacanya. InsyaAllah novel ini akan memberikan pengalaman lain (bahkan mungkin pengalaman batin), atau pengetahuan tentang apa yang dirasakan oleh sang Bayi dalam kandungan seorang ibu.</p>
<p>Subhanallah, mudah2an novel-novel <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a> lainnya tidak kalah menariknya. Terus menulis mang, saya menantikan karya-karya yang lainnya.</p>
<p>Untuk <a href="http://www.geocities.com/mangjamal/">Mang Jamal</a>, kalau ketemu sama Mang Juhe, saya titip salam. hehehe</p>
<p>Next Novel : Epigram (<a href="http://geocities.com/mangjamal">Mang Jamal</a>) , Dong Mu ( <a href="http://geocities.com/mangjamal">Mang Jamal</a>), Sang Pemimpi (<a href="http://sastrabelitong.multiply.com/" target="_blank">Andrea Hirata</a>), Edensor (<a href="http://sastrabelitong.multiply.com/" target="_blank">Andrea Hirata</a>)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/roisz.wordpress.com/231/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/roisz.wordpress.com/231/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roisz.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roisz.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roisz.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roisz.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roisz.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roisz.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roisz.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roisz.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roisz.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roisz.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roisz.wordpress.com&blog=278727&post=231&subd=roisz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roisz.wordpress.com/2007/11/08/fetussaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85cdf003badc58dd735b9415b03e6f34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">roisz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm3.static.flickr.com/2279/1913669692_dc6b96f68c.jpg?v=0" medium="image">
			<media:title type="html">Cover Novel Fetussaga MJ</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm3.static.flickr.com/2069/1913674308_abe9d39594.jpg?v=0" medium="image">
			<media:title type="html">Tanda tangan MJ</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>