Akhir Sebuah Ramadhan

Setetes air mengalir dari dalam pundi aura jiwaku,

mengalirkan tetes-tetes yang lainnya,

kembali turut dalam aliran surga,

membersihkan jasad dan jiwaku.

Tiada terasa bilangan hari ramadhan akan meninggalkan kita,

kesunyian itu akan kembali mendekap jiwa,

menaungi hati yang terluka,

dan Raga yang terlunta.

Tubuh ini penuh sarat dengan salah dan khilaf,

ketika penghambaan itu datang,

dan berlalu pergi.

berputar seperti roda.

Ya Allah ya Rabbi,

jangan kau ambil ramdhan ini dari genggaman kami,

jangan kau rengkuh ramadhan ini dari peluk kami,

Ya Allah ya Rabbi,

hamba tiada tahu apakah masih bisa hamba bertemu

dengan bulan muliamu,

Ya Allah Ya Rabbi,

terimalah amal ibadah ini,

dan jadikan penyuci dosa yang ada dalam diri ini.

Amien.

roisz,

medio Bojong-koneng 09 November 2004

Akhir Sebuah Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s