hati datang menggila, ketika akal dipertanyakan

Relevansi antara sebuah keterkaitan satu hal dengan hal lain akan selalu berbanding terbalik, jika kita membandingkannya dalam sudut yang bertolak belakang. Bagaimana mungkin kita membandingkan antara hujan dan kemarau jika persepsi kita mengenai keduanya tidak bisa dipersamakan secara tak kasat mata.

Begitu pula dengan sebuah fenomena yang kadang hinggap dalam satu atau dua buah kisah hidup manusia. Salah satu fenomena itu berjudul jatuh cinta. Cinta adalah sebuah perasaan yang sangat tulus, datang tanpa diundang, dan pergi begitu saja. Kerapkali cinta datang, dan seketika pula itu ia pergi. Cinta adalah sebuah kekuasaan tanpa batas, sebuah candu tanpa ikat, dan sebuah penyakit tanpa obat. Begitu dahsyatnya kekuatan cinta, hingga pada akhirnya manusia akan selalu merasakan dan merindukan kata cinta.

Hati mulai kembali tersentuh cinta, hanya karena sebuah hal sederhana. Sebuah pengingat untuk menunaikan sebuah kewajiban pokok, yang sekalipun telah menjadi kebutuhan bagiku, tetap saja lambat dalam penunaiannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s