rak itu telah berisi kembali

tujuh malam terkenang dalam belaian sinar bulan
berarak sejauh mungkin dari buaian
tanda mata sebuah angan-angan
tak jauh beranjak, dari sana ia datang

hampiri waktu dalam setiap senjanya
menuai biduk dalam gelap derai tawa
menari di lembah sunyi
terdiam di keramaian

lorong-lorong ini begitu panjang
sangat panjang
pintu-pintu itu hanya terbuka sebagian sahaja
tapi cahaya sudah mulai berpendar dari masing-masingnya

satu demi satu ruang
yang dulu sempat hampa
kini mulai tampak terisi

biru, merah, kuning, dan jingga
saling berpudar satu sama lain
berikan kiasan warna yang sangat indah

satu bilik ku intip dari dekat
disanalah tersimpan sebuah rak
yang tersusun rapi memoar memoar hidup
kisah nyata
kenangan
kebahagiaan
pengkhianatan
kesetiaan
kejujuran
kebohongan
harapan
mimpi
cita-cita
dan segala hal

tapi hanya ada satu rak yang nyaris tak pernah berisi
disana tersimpan satu gelas anggur
beranikan diri untuk melihat lebih dekat
gelas itu kini berisi

teriak kegirangan
berlari sedapat mungkin
aku telah kembali menemukan
dan bisa mengisi kembali gelas kosong itu

080806

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s