Telepon Umum

Saya masih teringat ketika kelas 1 SMP ada salah satu tugas dari Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk mencoba menggunakan telepon umum. Di tempat saya, waktu itu merupakan tahun boomingnya telepon rumah. Hampir semua teman sekelas memiliki telepon rumah.

Masih ingat suara hallo dari seorang lawan bicara di seberang sana, berbekal uang recehan 200 rupiah, yang berarti biaya untuk melakukan pembicaraan selama 6 menit.

public phone

Hari ini, telpon umum sudah merupakan bagian yang nyaris terbuang dari fungsi komunikasi, khususnya di perkotaan. Setiap orang sudah memiliki penghubung diri berupa kotak kecil ajaib segala bisa, mulai dari telpon, bahkan hingga tv di sakunya. Begitu pula saya, sudah lupa kapan terakhir kali saya menggunakan telepon umum.

Masihkah anda menggunakan telepon umum? atau kapan terakhir kali anda menggunakan telepon umum?

3 comments

  1. Kemarin aku lihat telepon umum jadi tempat berteduh Is. Pas ganti angkot di Cilandak dan kebetulan hujan datang. Jadi disewain aja sekarang, 2 menit berteduh = Rp 1000

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s