Angan kosong, atau berisi?

Kemarin, menyengajakan diri meminta brosur terkait dengan pendidikan pasca sarjana. Betapa kagetnya ketika melihat biaya yang harus dikeluarkan untuk pendidikan tersebut.

Hanya bisa menunduk, tabunganku belum cukup, jikapun sudah cukup, mungkin aku akan menunaikan ibadah haji dulu dari tabunganku itu.

Berpikir kembali, memasukkan kembali recehan ke dalam saku, berangan-angan suatu saat ia menjadi lembaran rupiah sebesar daun pintu.

Angan kosong, atau berisi?

3 thoughts on “Angan kosong, atau berisi?

  1. mending keur nikah heula atuh.:mrgreen:

    @rully
    mohon do’anya saja biar lancar
    masih indent janur kuning, pesen langsung dari hawaii soalnya, hehehe

  2. amir says:

    Itu bukan angan, itu keinginan yang terungkapkan, sebenarnya ada keinginan yang tidak di expose, yang harus diwujudkan sebelumnya, ? Cepat, Menikahlah. (Wujud dari kesempurnaan Iman seseorang adalah dengan menikah ?๐Ÿ™‚ itu bukan hadist tapi kata2 penyemangat.๐Ÿ™‚

    @amir
    amin
    hatur nuhun pak
    semoga semakin semangat๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s