Premium oh Premium

Katanya premium mau naik ya?!?

BBM

mengisi bahan bakar (img-src)

Hanya sebuah obrolan ringan dengan sesama pengemudi motor, hal ini dikarenakan jauhnya perbedaan harga antara bahan bakar jenis Pertamax dan atau Pertamax Plus dengan Premium. Perbedaan yang jauh ini membuat orang-orang dengan kendaraan mewah dan super mewah beralih ke bahan bakar jenis ini. Padahal jika saya tidak salah dengar, nilai tukar Premium yang murah disebabkan karena adanya faktor subsidi dari pemerintah.

Jika dilihat secara tak kasat mata, pengguna premium tidak jauh dari motor, angkutan, dan mobil-mobil keluarga biasa-biasa saja. Jika dilihat dari sisi konsumsinya pun, rata-rata kendaraan-kendaraan ini sedikit lebih irit jika dibandingkan dengan mobil-mobil mewah, dan atau memiliki kelas CC yang besar (diatas 2000 CC). Jika saja kendaraan-kendaraan tersebut menikmati subsidi pemerintah, maka tidak ada bedanya dong sama rakyat kecil.

Jika saja subsidi terhadap Premium (atau lebih luasnya bahan bakar) yang mencapai Rp. 200 Trilyun, maka berapakah kira-kira harga jatuhan perliternya, apakah seimbang dengan daya beli masyarakat Indonesia kebanyakan?

bagaimana menurut anda?

2 comments

  1. Kaya atau miskin sama saja, berburu subsidi. Yang kaya masih tetep minta disuapin bukannya malah nyuapin. Yang miskin akan semakin terpinggirkan…

    @gajah nggak gemuk-gemuk
    konon, katanya pemerintah akan melakukan melalui smartcard, tapi implementasinya entah bagaimana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s