Susul dari kiri, mengapa tidak?

lSemalam dapat pelajaran lagi, bagaimana mengendalikan kendaraan bermotor (baca mobil) di Jalan tol, khususnya menyusul kendaraan di depan dari kiri (bukan bahu jalan). Berikut adalah beberapa tips yang saya dapatkan dari sang guru.

1. usahakan kecepatan konstan, terlebih jika keadaan cukup padat, atur jarak dengan kendaraan di depan agar aman dan kita memiliki ruang untuk menyusul

2. posisikan persnelling pada posisi bertenaga, usahakan jangan di top gear, agar masih ada ruang untuk menambahkan tenaga pada saat menyusul

3. intip kondisi di ruas sebelah kiri, apakah ada slot kosong untuk menyusul, jangan paksakan kendaraan ke kiri, karena ujung-ujungnya memaksa kita menyusul dari bahu jalan. ini tidak aman, bahu jalan bukan ruas untuk menyusul, tapi ruas darurat

4. atur kecepatan ketika menyusul, kalau perlu berikan informasi pada kendaraan di depan, agar dia tahu bahwa kita sedang menyusulnya. cukup berikan lampu beam atau klakson, tidak usah sampai kirim sms apalagi menelpon dia.

5. berikan tambahan tenaga seperlunya, tidak usah ngebut, yang asoy geboy. susul secara bertahap, dan jangan gelagapan, usahakan pemberian dan pengurangan tenaga tidak mengganggu kenyamanan penumpang

6. setelah tersusul, kembali ke kanan, atur kecepatan dengan konstan.

ingat. sebisa mungkin menyusul itu dari kanan, jangan dari kiri, karena berbahaya. kecuali di beberapa route di daerah jawa, karena menyusul itu dari kiri kalau di sana.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s