why we need a team

Terinspirasi oleh film Superman Returns, “Why Earth Needs Superman“, pertanyaan ini iseng saya gulirkan.

Begitu banyak training yang berkenaan dengan team work, team building, tidak tanggung-tanggung, outbound pun digelar demi terciptanya sebuah team.

Secara sederhana team diartikan sebagai sebuah kumpulan, komunitas kecil, dengan tujuan yang sama. Tidak jauh berbeda dengan organisasi. Pada akhirnya semua hal (dalam arti positif) akan dilakukan oleh team demi tercapainya tujuan bersama.

Ada beberapa hal yang saya garis bawahi ketika mengikuti training-training di atas sewaktu dulu masih mahasiswa, yaitu prinsip mengalahkan dan mundur. Menarik bukan? ada dua kata yang memiliki arti yang sangat jauh berbeda dalam sebuah konteks yang sama, di satu sisi mengalahkan yang berarti kita terus berusaha memenangkan sebuah hal, sementara di sisi lain mundur yang sangat bertolak belakang dengan arti semangat pertama.

Mengalahkan di sini bermakna mengalahkan segala hal yang berbau egosentris demi kemajuan team, mengedepankan kepentingan team, kepentingan kolektif dibandingkan dengan kepentingan diri sendiri,

Sedangkan mundur, diartikan sebagai sikap untuk menghindari konflik secara berlebihan, memiliki kebesaran hati untuk mengakui bahwa apa yang diutarakan oleh anggota lain dalam team sebagai sesuatu yang benar, dan tidak memaksakan kehendak sendiri apapun itu ada batasan tersendiri yang luas di sini, sejiwa dengan semangat yang pertama.

Keberhasilan team adalah keberhasilkan kolektif yang tidak dapat dicapai sendiri, baik oleh anggota team maupun oleh ketua team. Ada pembagian tugas, segregation of duty di sana, sehingga setiap elemen harus dapat saling membantu, menopang, dan melengkapi apa yang menjadi kebutuhan teamnya secara luas.

Begitulah idealnya sebuah team di mata saya, ada sebuah sikap yang harus dimiliki, respect, penghargaan atas fungsi yang dimiliki oleh masing-masing elemen. Jika sikap itu muncul dalam sebuah team, maka kerjasama yang ada akan sangat solid. Karena manusia membutuhkan sikap humanis, tepo seliro, dan menjalanlan fungsi sosial sebagaimana seharusnya.

do we need a team?

One comment

  1. salam ….saya sangat terkesan dengan barisan akhir yang mana manusia membutuhkan sikap humanis ,tepo sliro,tenggang rasa dan menjalani fungsi sosial semestinya ….

    dalam permainan futsal tidak ada yang paling jago ataupun yang nomer satu semuanya sama ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s