Sisa liburan panjang

liburan panjang ini membuat rumah di kota lain kosong, dikarenakan semua orang pulang ke bandung. terakhir berada di rumah ini berarti hampir setahun yang lalu. hehehe.

begitu tiba di rumah, suasana tidak nyaman mulai terasa. saya dan yan hanya saling berpandangan mata saja, darimana ini berasal. sontak langsung menuju dapur dan ditemukanlah asal muasal si bau itu. ternyata bau itu berasal dari sampah yang belum sempat dibuang. mungkin yang terakhir di rumah kelupaan membuang sampah saking pengen pulang ke bandung. hehe. maklum saja bandung adalah kota tempat berpulang, siapa yang tidak mau cepat-cepat pulang ke rumah.

sampah belum sempat dibuang

sampah belum sempat dibuang

langsung saja sampah tersebut saya buang ke tempat semestinya. dugaan saya bau tak sedap ini akan jauh berkurang dengan tidak adanya sampah, tapi ternyata dugaan saya salah jauh. masih ada bau asing yang bertiup semilir, sejauh saya tahu ini bau kontaminasi dari mikroorganisme. ah, sasaran berikutnya adalah tempat cuci piring karena di tempat lembab mikro paling sering nongkrong. sama seperti sampah yang tertinggal banyak, piring dan gelas kotor yang belum dicuci pun tidak kalah banyak. pantas saja bau, wong setahun lebih ditinggalkan. fiuh.

piring kotor belum sempat dicuci

piring kotor belum sempat dicuci

cukup banyak juga piring dan gelas kotor yang tersisa dan belum sempat dicuci. bener-bener dah. bahkan ada beberapa barang yang sudah ditumbuhi jamur. dalam hati, waduh kalau sampai bu tatik (dosen mikrobiologi saya waktu kuliah melihat kondisi lab seperti ini, sudah diberinya hadiah jeweran saya). jika ingin tahu bagaimana bentuk dan penampakan sang jamur pada gelas, ini dia gambarnya.

jamur pada gelas kotor

jamur pada gelas kotor

hingga saat ini, ketika tulisan ini saya tulis, jendela masih dibuka dan ac dinyalakan semua, karena aroma tidak sedap masih kuat melekat. wow keren. jadi ingat masa kuliah dulu, sehari-hari berkutat dengan mikroorganisme. sekedar saran, jangan lupa jika membersihkan mikroorganisme harus pakai air panas.

beginilah nasib apartemen tanpa sentuhan wanita๐Ÿ˜€

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s