jangan jadikan inginmu sebagai pembunuhmu

aku ingin ini, ma…

it was,… ketika aku kecil dulu. minta segala sesuatu sama orang tua.
it was,… ketika aku beranjak remaja, masih saja meminta pada orang tua
it was,… ketika aku kuliah dan sudah punya uang sendiri, aku bisa membelanjakan segala sesuatunya sendiri

its now,… ketika sudah terbatas pada berbagai aspek kehidupan, waktu, kewajiban, umur yang semakin bertambah, kebutuhan hidup yang semakin banyak, semakin menyadari betapa penting arti sebuah keinginan untuk direalisasikan. bukan hanya keinginan yang semata-mata terukur oleh ukuran duniawi (baca uang), tapi juga keinginan yang tidak bisa diukur olehnya.

keinginan adalah sesuatu yang wajar, sesuatu yang manusiawi. keinginan adalah sebuah bentuk lain dari optimisme dan hasrat untuk mengejar hidup. keinginan adalah wujud nyata dari sebuah mimpi yang kemudian direalisasikan menjadi sebuah niat secara terbagi dan bertahap untuk kita capai.

di sisi lain, keinginan adalah sebuah maha nyata jiwa yang bermata dua, antara wajar dan tidak wajar. ada yang pernah bilang pada saya, keinginan itu wajar tapi jangan jadikan dia sebagai obsesi. apakah saya menggolongkan keinginan sebagai sebuah obsesi. mudah2an saja bisa untuk menahannya.

obsesi yang tidak terkendali hanya akan menyebabkan banyak ketegangan syaraf yang kemudian berakumulasi mejadi stress, stress tak tertahan menjadikan kita stroke yang akan mendekatkan kita pada titik akhir … stop.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s