Nineung,…

bedug bertalu, dan para muadzin mengumandangkan takbir tak jauh dari rumah sehingga suara nyaringnya jelas terdengar. riuh rendah suara petasan dan kembang api saling bersahutan, kadang-kadang suaranya nyaring sekali sehingga memekakkan telinga. tak lama berselang muncul teriakan anak-anak yang merayakan keberhasilan nyaringnya petasan yang mereka sulut. cerah ceria mengiringi hari kemenangan yang hendak disambutnya esok.

tak terasa, ramadhan telah berlalu tanpa kita sadari, setiap detik berharganya telah berlalu, dan entah … apakah kita masih akan dipertemukan dengannya di tahun mendatang.
taqabalallahu minna wa minkum, syiamana wa syiamakum. semoga kefitrahan hadir ke dalam hidup kita, dan kita ibarat bayi yang dilahirkan kembali.
permohonan maaf itu tetap harus diucapkan dan diminta, saya dan segenap keluarga memohon maaf lahir batin
selamat hari raya Iedul Fitri, 1433 H.

μš©μ„œν•΄μ£Όμ‹­μ‹œμ˜€

Nineung,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s