mudik 1434 H

alhamdulillah tidak terjebak kemacetan karena perjalanan dilakukan satu hari sebelum orang lain melakukan perjalanan. bahkan, kakak yang menyusul pada malam hari terjebak macet cukup panjang.

butuh waktu 5 jam dari bandung ke ciamis, sengaja pakai bis bandung-tasikmalaya dan lanjut pakai bis kecil tasikmalaya-cijulang karena memang tak ada bis langsung ke ciamis. jikapun ada yang lewat, dari bandung bisa pakai jurusan karang pucung atau wonosobo. dan bis ini adanya pada siang menuju sore. tentunya saya mempercayakan perjalanan pada Bis Cepat Budiman.

sepanjang perjalanan tidak ada kemacetan yang berarti, semuanya lancar. jikapun ada kepadatan, disebabkan oleh kendaraan umum yang menurunkan penumpang, pertigaan, atau lampu merah.

bagi sebagian orang, terjebak di tengah kemacetan adalah kenikmatan tersendiri, tradisi mudik ada di sana
tapi untuk saya, terjebak di kemacetan tidaklah menyenangkan, karena kemacetan bisa dihindari, salah satunya adalah dengan memajukan jadwal keberangkatan.

selamat mudik,  semoga sehat selamat di jalan, bertemu dengan sanak keluarga dan kembali ke perantauan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s