Gula, artikel pada majalah natgeo edisi agustus 2013

“dia membunuh sebagian besar keluarga saya”

pernyataan itu muncul begitu saja ketika membuka kemasan amplop dan mendapati gambarnya di sampul depan majalah natgeo edisi agustus, lengkap dengan frase “gila gula, mengapa sulit menolaknya”.

ya, sebagian besar keluarga saya memang banyak yang meninggal karena diabetes, bahkan sang bunda hingga kini masih mengidapnya setelah kurang lebih 20 tahun. kisah perjalanan yang memang tidak manis dari penyebab yang sungguh manis.

glukosa, laktosa, galaktosa, fruktosa, begitu banyak senyawa turunan dan juga senyawa pembentuknya. bersembunyi dibalik warna-warni dan bentuknya yang beraneka ragam.

kebiasaan konsumsi yang cukup nampak dari budaya orang indonesia adalah minum kopi (dengan banyak gula), teh manis, jus buah, dan hidangan lain. bahkan sayurpun diberi gula, “agar lebih gurih”, katanya.

sulit melepaskan kebiasaan mengkonsumsi gula, seolah merampas kebahagiaan dan hak asasi untuk mencicipi makanan yang enak. tidak menjadi sebuah hal yang aneh jika penderita diabetes, obesitas, bahkan komplikasi yang disebabkan oleh gula. karena gula seolah menjadi bagian dari hidup banyak orang.

membaca edisi ini membuat saya tahu bahwa perjalanan sang ‘gula’ yang begitu panjang, penuh dengan kisah, keringat, darah, bahkan meregang nyawa. perbudakan dan rasisme ternyata turut serta dalam membangun kerajaan gula.

industri gula hingga hari ini masih terus berkembang dan berjalan dengan begitu manisnya. tak terhitung lagi berapa banyak jumlah varian produk gula baik industri pabrikan maupun rumahan. lantas, bagaimana kita bisa lepas dari gula dan turunannya. jika setiap hari kita disuguhkan dan ditawarkan begitu banyak bentuk dan rasa dari gula.

apa bisa kita menolaknya?

sulit mengatakan tidak, tapi kita bisa membatasinya. mengatur pola makan dan membatasi asupan gula bisa menjadi salah satu solusi terhindar dari cengkraman gula. bahkan saya membatasi asupan gula pada anak yang masih balita, dengan memilihkan makanan yang berkadar gula rendah baik itu asupan utama maupun sekedar makanan tambahan dan makann rekreasi.

terima kasih atas artikelnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s