Korban Hipnotis

Pagi-pagi sebelum berangkat ke kantor, tiba-tiba dapat kabar dari kakak yang masih diperjalanan. SMS yang cukup singkat “Pulang ke rumah, darurat, sangat penting’. Seketika langsung saya bergegas mengubah haluan menuju rumah orang tua. Rasa kaget dan khawatir membuncah tatkala melihat begitu banyak orang (masih saudara) berkerumun di sekitar rumah orang tua, hanya tinggal mama yang biasa ada di rumah.

Hipnotis di Sekitar Kita

Satu per satu kami (kakak beradik) datang, dan memastikan apa yang terjadi. Informasi dari tetangga, mamah telah menjadi korban hipnotis, dan saat kami temui beliau tengah menangis terisak. Tidak banyak barang yang hilang, hanya satu perhiasan mama -kalung- yangΒ  digasak oleh pelaku. Walaupun hanya satu benda, namun cukup membuat mama begitu terpukul, mengingat berat dan harga emas yang tengah relatif mahal -walaupun katanya harganya turun-.

Hipnotis itu nyata dan ada di sekitar kita. Entah antara mengikhlaskan, atau mengumpat sang pelaku. Jelas buat saya, pelaku hipnotis untuk sebuah kejahatan itu seorang pengecut, yang tak sanggup menghadapi dunia dengan tangannya untuk mendapatkan harta yang halal. Semoga menjadi pengganti, kifarat dosa, dan bekal bagi mama di akhirat kelak.

src-img: http://assets.kompas.com/data/photo/2008/05/04/2773625p.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s