Rindu

Pernahkah anda merasa dirindukan? Dirindukan oleh siapa saja, tak pandang ia adalah siapa untuk anda.

Rindu itu penuh dengan bentuk-bentuk imajiner. Kadang ia datang bersama bulir air mata tanpa sebab. Kadang ia hadir bersama gurauan angin yang bertiup semilir. Kadang ia datang dalam canda dan kehangatan obrolan. Tak jarang, ia hadir bersama tetes air hujan.

Rindu itu perasaan wajar, natural, dan manusiawi. Untukku rindu adalah do’a. Rindu itu ketulusan, karena ia hadir dari kasih sayang bukan kebencian.

“Puncak rindu adalah ketika dua orang terpisah jarak, terdiam, dan saling mendoakan satu sama lain” -inspired by Sudjiwotedjo-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s