Pagi di awal 2014

Merayakan tahun baru memang tidak menjadi kebiasaan, kecuali jika dirayakan oleh tetangga dan kita ikut berpartisipasi saja. Termasuk malam pergantian tahun ini. Cukup di rumah saja, berkumpul bersama keluarga dan tak ada beda dengan malam-malam sebelumnya. Tahun baru, is just another day.

Kebetulan, tadi malam ada teman-teman waktu kuliah -yang sudah saya anggap adik sendiri- datang untuk bersilaturahmi. Tanpa agenda, hanya melewatkan malam bersama saja. Semangkuk pop corn, baso, dan chicken wing. Itu pun hanya jadi kudapan karena tidak ada makan malam bersama. Hehe

Tengah malam tiba, terdengar bunyi kembang api dan warna warni di langit. Mencoba mencari tahu apa yang terjadi di langit malam. Ternyata dari loteng bisa melihat kembang api yang dinyalakan oleh orang lain. Mungkin sarana-sarana perbelanjaan seperti Miko Mall, Kopo square atau warga komplek sebelah merayakannya dengan menyalakan kembang api. Memang indah di luar sana. Alih-alih protes karena kena efek berisiknya, saya nikmati saja. Toh sama-sama berisiknya.

Qisthy -balita 4tahun- cukup terperangah namun bisa ikut menikmati pesta kembang api yang semalam dilihat. Walau kaget sama suaranya, tapi binar matanya menyiratkan kepenasaran yang ia miliki. Pengalaman pertama untuknya menyaksikan begitu banyak kembang api di langit.

Beberapa komentar Qisthy
Sepertinya itu aneh”
“Itu kaya kembang api”
“Warnanya sangat indah”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s