Seminar Service Excelent


Kemarin sore berkesempatan untuk mengikuti acara seminar Service Excelent di Hotel Amaris Cihampelas yang diisi oleh -katanya- pakar Service Excelent nomor 1 di Indonesia, yaitu Hendrik Ronald. Kesempatan itu muncul atas ajakan dari pemilik bisnis cokelat, yaitu kang Andy Agustian. Nuhun Kang!

Service atau layanan itu adalah hal biasa yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada pelanggannya, namun bagaimana layanan kita itu bisa berkesan dan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan yang lain. Memberikan nilai tambah pada layanan (selain pada barang/jasa yang kita berikan) adalah salah satu kuncinya. Kunci layanan yang baik terletak pada Sikap kita saat menghadapi pelanggan. Kemampuan berempati dan memenuhi kebutuhan atau ekspektasi pelanggan adalah salah satu kunci keberhasilan dalam memberikan layanan yang baik.

Ada hal menarik ketika ditanya mana yang lebih prioritas, Pelanggan atau Karyawan? ternyata jawabannya adalah karyawan. Mengapa?

Karena karyawan adalah kepanjangan tangan dari pemilik perusahaan dan langsung berhubungan dengan pelanggan. Karyawan harus diperlakukan dengan baik, dengan sikap yang baik pula, agar pengaruh dari pemilik perusahaan dapat menular dan karyawan dapat menjadi representasi perusahaan saat menghadapi pelanggan. Kepuasan yang didapatkan oleh karyawan akan ditularkan kepada pelanggan, lalu kepuasan pelanggan akan menular ke pelanggan berikutnya, dan begitu seterusnya.

Kepuasan atas layanan adalah sebuah keharusan ketika kita bersentuhan dengan pelanggan. Proses kreatif untuk meningkatkan tata cara layanan merupakan sebuah hal yang sulit namun selalu bisa diatasi dan dicari jalannya. Seperti telah disampaikan di atas, kata kunci dalam memberikan service excelent adalah kemampuan kita untuk bisa berempati dan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen, dibalut dengan sikap yang baik dan menyenangkan. Begitu banyak kisah sukses dari perusahaan yang mengedepankan service excelent dibandingkan penyedia jasa yang sama, namun begitu banyak pelanggan berebut walaupun nilai jualnya lebih tinggi sampai dengan tiga kali lipat. Jika kita ingin mendapatkan, maka kita harus mau memberikan. Jika ingin mendapatkan lebih banyak, maka kita harus mau memberikan lebih banyak. Apa yang kita dapatkan, itulah yang akan kita dapatkan. Just give others for nothing to lose, then we will gain more from another. Begitupun di dunia IT, bahkan ada area/domain yang mengkhususkan bahasannya pada area service delivery. Domain ini akan saya tuliskan di lain topik.

Service sungguh menarik. Apakah kita bisa memberikan service sesuai dengan keinginan pelanggan dengan maksimal kemampuan yang kita punya?

 

img-src

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s