Mudik Lebih Cepat

Ada alasan mengapa mudik lebih cepat, selain untuk terhindar dari macetnya jalur selatan saat mendekati lebaran, juga untuk menambah waktu berkumpul bersama keluarga. Ditambah lagi, sekarang Q1 sekolah, sehingga pulang ke rumah neneknya tidak bisa lagi seenak perutnya.
Liburan lebaran kali ini sebenarnya relatif lebih panjang dibandingkan dengan liburan lebaran tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena lebaran jatuh di hari jumat, dan hari kerja terakhir kebanyakan senin atau selasa, sehingga membuat orang memilih menambah cutinya dan berangkat di hari sabtu atau minggu. Sehingga arus mudik relatif terdistribusi dan kemacetan relatif bisa dihindari. Arus balik? itu soal lain.
Di sisi lain, dibukanya jalur tol baru Cikapali di jalur utara membuat Pantura relatif didominasi hanya oleh pemudik R2, pemudik R4 tentunya lebih memilih menggunakan jalur Tol, walaupun jalur Tol tersebut relatif belum sempurna benar. Jalur selatan nampaknya relatif ramai lancar, setidaknya itu yang terpantau pada laporan mudik di media. Jikapun ada kemacetan tentunya tidak akan semacet dahulu.
Sementara jalur laut dan udara, masih relatif padat. Terutama adanya aktivitas Gunung Raung di sekitar Banyuwangi yang relatif mempengaruhi aktivitas bandara di sekitarnya. Agenda penerbangan terpaksa dibatalkan demi keselamatan penumpang -dan kebaikan pesawat terbang yang komponennya sensitif terhadap abu vulkanik-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s