management kuota bandwidth pada perangkat smartphone

 

kuota bandwidth sering menjadi masalah polemik dan dilematis di tingkat individu. kekurangan kuota, kuota masih banyak tapi waktu sudah tidak cukup, atau kuota yang terlalu banyak namun bingung mau dipakai apa.

banyak yang punya prinsip, kuota itu harus habis, dipake download apapun, pokoknya kuota harus habis. kalau memang kuotanya tidak habis-habis, lalu kenapa beli paket yang kuotanya besar, kan sayang itu mubazir. atau dipakai untuk download sesuatu yang tidak dibutuhkan atau dipaksakan dibutuhkan (download film, lagu, dsb), yang pada akhirnya hanya menjadi sampah saja (karena dipaksakan, sehingga mencari-cari alasan).

ada juga aliran abuse, yang memaksakan mendownload segala rupa dari produk-produk promo. segala macam didownloadin sampe puas.

ada juga aliran “yang penting kuota ada, akses internet ada”. saya suka aliran ini, simple dan cukup bijak😀

lalu bagaimana melakukan manajemen kuota pada perangkat smartphone.

a. baselining. ukur kebutuhan dasar kita menggunakan Internet pada perangkat smartphone. untuk social media kah? untuk pekerjaan kah -cek email, download file-? untuk kebutuhan entertainment -streaming- kah? untuk tethering kah? atau sekedar untuk menggunakan instant messaging? jika kita bisa rata-ratakan, atau bahkan bisa sampai menemukan basic usage, itu akan jadi sangat lebih baik.

b. benchmarking. lihat penggunaan masing-masing aplikasi pada perangkat smartphone kita. apakah ada aplikasi yang boros kuota, bandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis, pilih aplikasi yang bisa menghemat penggunaan bandwidth.

c. matikan background process. kalau ada opsi ini, aktifkan. agar penggunaan Internet hanya terjadi saat kita aktif menggunakan perangkat.

d. pilih paket bijak. pilih paket internet yang sesuai dengan kebutuhan kita. kalau kita pakainya siang saja, maka jangan beli paket yang menawarkan promo Internet dengan kuota “sangat berlimpah” di malam hari, karena sayang nggak kepakai. jangan tergiur ukuran kuota jika malah sia-sia (tidak terpakai). ada harga pasti ada kualitas, jangan mudah tergiur dengan tawaran promo tanpa ada jaminan yang jelas.

e. bijak pakai koneksi Internet, biar kuota selalu ada saat kita butuh.

karena seringkali kita selalu berasumsi, “udah saya beli, sayang kalau nggak dipakai/dihabiskan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s